Cara Menulis Gelar Sesuai EYD, Jangan Sampai Salah!

Mengetahui cara menulis gelar sesuai EYD sangatlah penting dalam dunia tulis-menulis dan komunikasi formal. Penggunaan gelar yang benar menunjukkan penghargaan terhadap individu terkait dan juga mencerminkan profesionalisme dalam berkomunikasi.

Menulis gelar dengan tepat juga dapat menghindari kesalahan penulisan dan memastikan pesan yang disampaikan lebih jelas dan mudah dipahami. Penggunaan gelar yang berpotensi mempengaruhi citra diri dan reputasi seseorang, baik dalam lingkup akademis, bisnis, atau karier.

Pentingnya Tahu Cara Menulis Gelar Sesuai EYD

Ketika berhadapan dengan berbagai gelar kehormatan, akademik, atau jabatan, penulisan yang tepat menunjukkan rasa hormat, profesionalisme, dan pemahaman tentang aturan berbahasa. Berikut ini tiga alasan mengapa penting untuk mengetahui cara penulisan gelar yang benar!

1. Menunjukkan Penghargaan dan Hormat

Penulisan gelar dengan benar adalah cara yang sederhana namun signifikan untuk menunjukkan penghargaan dan hormat terhadap individu terkait. Gelar kehormatan, akademik, atau jabatan sering kali menjadi simbol prestasi dan kedudukan tertentu.

Anda mengakui prestasi dan posisi yang telah dicapai oleh seseorang, baik dalam bidang akademik, keagamaan, atau profesional dengan menulis gelar sesuai aturan EYD. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam berkomunikasi dan memberikan kesan penghormatan.

2. Mencegah Kesalahan dan Penafsiran yang Salah

Penulisan gelar sesuai EYD juga sangat penting untuk menghindari kesalahan dan penafsiran yang salah saat komunikasi tertulis. Jika gelar ditulis tidak sesuai EYD, hal ini dapat menyebabkan kebingungan dan ketidakjelasan dalam pembacaan pesan.

Selain itu, penulisan gelar yang tidak benar juga dapat merugikan citra diri dan reputasi seseorang, terutama dalam lingkup akademis, bisnis, atau karier. Pesan yang disampaikan menjadi lebih jelas dan akurat dengan memahami cara penulisan gelar sesuai EYD.

3. Meningkatkan Profesionalisme dalam Komunikasi

Ketika berkomunikasi di lingkungan profesional atau formal, penulisan gelar yang benar mencerminkan tingkat profesionalisme tinggi. Hal ini menunjukkan Anda menghargai etika dalam berbicara atau menulis tentang individu dengan gelar tertentu.

Penggunaan gelar dengan tepat juga membantu membangun citra profesional yang kuat. Hal ini dapat meningkatkan kesan keseriusan dalam komunikasi tertulis, seperti surat-menyurat.

Baca juga:  Cara Menulis Amplop Lamaran Kerja yang Benar dan Contohnya

Manakah Penulisan Gelar yang Tepat Sesuai EYD?

Manakah Penulisan Gelar yang Tepat Sesuai EYD

Penggunaan gelar dalam penulisan merupakan hal penting untuk komunikasi formal di berbagai bidang. Berikut panduan yang bisa Anda ikuti untuk menulis gelar dengan benar sesuai EYD!

1. Setiap Gelar Ditulis dengan Tanda Titik Antar Huruf pada Singkatan Gelar yang Dimaksud

Penulisan gelar sesuai EYD sering kali memakai singkatan untuk mempermudah dan mempersingkat tata nama seseorang. Namun, perlu diingat bahwa setiap singkatan gelar harus diikuti oleh tanda titik antar huruf.

Contohnya, penulisan “dr.” untuk “dokter”, “Ir.” untuk “Insinyur”, “S. Pd.” untuk “Sarjana Pendidikan“, dan sebagainya. Penggunaan tanda titik antar huruf ini membantu menghindari kesalahan penafsiran dan memastikan penggunaan gelar yang tepat dalam komunikasi formal.

2. Gelar Ditulis di Belakang Nama Orang

Ketika menuliskan nama seseorang, gelar yang dimilikinya biasanya ditulis di belakang nama tersebut. Contoh penulisan nama dan gelar yang benar menurut EYD, yaitu “Budi Santoso, S.T.” atau “Anita Dewi, M.A.”.

Penulisan gelar di belakang nama orang biasanya lebih memudahkan pembaca untuk mengidentifikasi gelar yang dimiliki oleh individu terkait. Penting untuk selalu memperhatikan urutan penulisan nama dan gelar agar tetap mengikuti tata cara yang benar sesuai dengan EYD.

3. Tambahkan Tanda Koma di Antara Nama Orang dan Gelar yang Disandangnya

Saat menulis nama lengkap seseorang beserta gelarnya, perlu diperhatikan bahwa di antara nama orang dan gelar yang disandangnya harus dibubuhi tanda koma. Contoh penulisan yang benar, yaitu “Ahmad Hidayat, S.Pd.”.

Contoh penulisan nama dan gelar yang benar menurut EYD

Tanda koma di antara nama dan gelar yang disandang seseorang berfungsi sebagai pemisah antara unsur nama dan gelar. Harapannya kesan dan pesan terkait pemilik nama dan gelar tersebut menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.

4. Saat di Belakang Nama Orang Terdapat Lebih Dari Satu Gelar, Harus Ada Penyisipan Tanda Koma di Antara Gelar-Gelar Tersebut

Terkadang, seseorang bisa memiliki lebih dari satu gelar yang disandang di belakang namanya. Saat menghadapi situasi seperti ini, Anda harus menyisipkan tanda koma di antara gelar-gelar tersebut.

Contoh penulisan 2 gelar yang benar, yaitu “Slamet Widodo, S.E., M.M.” atau “Tri Utomo, S.S., M. Sc.”. Penggunaan tanda koma ini membantu membedakan setiap gelar dan menghindari kebingungan ketika membaca atau menuliskan nama seseorang dengan gelar ganda atau lebih.

Lantas, bagaimana penulisan gelar S Pd SD? Penulisan gelar yang benar adalah sebagai berikut: “S.Pd. SD”. Terdapat dua singkatan yang masing-masing merupakan akronim dari “Sarjana Pendidikan” dan “Sekolah Dasar” dalam gelar tersebut.

Merujuk pada EYD yang berlaku di Indonesia, setiap singkatan gelar harus diikuti oleh tanda titik antar huruf, dan juga perlu ada spasi setelah tanda titik tersebut. Seiring berjalannya waktu dan meluasnya bidang keilmuan di Indonesia, tampaknya gelar akademik akan terus bertambah.

Baca juga:  Penulisan Doktor yang Benar, Jangan Salah Lagi!

5. Huruf Kapital untuk Gelar Kehormatan, Kebangsawanan, Keagamaan, atau Akademik yang Diikuti Nama Orang dan Gelar Akademik yang Mengikuti Nama Orang

Huruf besar berperan penting saat harus menulis unsur nama akademi yang diikuti oleh nama orang dan gelar akademik, gelar kebangsawanan, kehormatan, atau gelar keagamaan.

Penggunaan huruf kapital pada huruf pertama unsur gelar ini biasanya berfungsi sebagai penanda penghormatan dan pengakuan atas prestasi atau kedudukan yang dimiliki oleh individu tersebut. Misalnya, “Presiden Joko Widodo” atau “Sultan Hamengkubuwono X”.

Huruf kapital juga digunakan pada huruf pertama gelar akademik yang mengikuti nama orang. Hal ini mengindikasikan bahwa gelar yang disandang merupakan bagian penting dari identitas dan keahlian akademik individu tersebut. Misalnya, “Dr. Andini Nurhayati” atau “Prof. Nuryani”.

Penggunaan huruf kapital pada nama gelar kehormatan, kebangsawanan, keagamaan, atau akademik, serta gelar akademik yang mengikuti nama, mempermudah pembaca dalam mengidentifikasi dan mengenali posisi atau prestasi yang dimiliki oleh seseorang.

Lebih dari sekadar aturan tata bahasa, penggunaan huruf kapital pada gelar juga mencerminkan rasa hormat dan penghargaan terhadap individu yang bersangkutan. Penulisan yang tepat akan meningkatkan kesan profesionalisme dalam komunikasi formal.

Cara menulis gelar sesuai EYD singkatnya mengharuskan Anda menggunakan tanda titik antar huruf pada singkatan gelar, menempatkan gelar di belakang nama, memisahkan nama dan gelar dengan tanda koma, serta menyisipkan tanda koma jika terdapat lebih dari satu gelar.

Contoh Penulisan Gelar S1 dan S2

Penulisan Gelar S1 dan S2

Menulis gelar sesuai aturan EYD sebenarnya gampang untuk dilakukan jika Anda telah mempelajarinya dengan baik. Aturan tersebut cenderung monoton dan repetitif, berlaku untuk semua nama dengan berbagai gelar yang disandang oleh pemiliknya.

Penulisan nama dengan gelar tunggal maupun gelar ganda pada dasarnya sama. Anda harus memperhatikan penggunaan huruf kapital untuk huruf pertama pada gelar dan penempatan tanda koma dan tanda titik yang sesuai EYD.

Misalnya saja, bagaimana penulisan gelar s. pd m. pd yang benar? Gelar ini mengindikasikan bahwa seseorang memiliki keahlian di bidang pendidikan yang mencapai level Magister (S2). Jadi, cara penulisan gelar tersebut, yakni “S. Pd., M. Pd.”.

Ada lebih banyak gelar ganda maupun gelar tunggal yang berlaku di Indonesia. Sebaiknya baca terus artikel ini untuk mengetahui contoh-contoh penulisan gelar di Indonesia, yang mencakup gelar S1 (Sarjana), S2 (Magister), dan gelar akademik internasional!

1. Penulisan S1 (Sarjana)

Gelar Sarjana di Indonesia barangkali lebih banyak dari yang Anda ketahui selama ini. Berikut daftar gelar Sarjana yang ada di Indonesia dan cara penulisannya sesuai EYD:

  • Sarjana Sains Terapan: S.ST.
  • Sarjana Administrasi Bisnis: S.A.B.
  • Sarjana Administrasi Publik: S.A.P.
  • Sarjana Administrasi Negara: S.Adm.
  • Sarjana Agama: S.Ag.
  • Sarjana Agroteknologi: S.Agr.
  • Sarjana Antropologi: S.Ant.
  • Sarjana Arsitektur: S.Ars.
  • Sarjana Desain: S.Ds.
  • Sarjana Ekonomi: S.E.. Singkatan inilah penulisan gelar SE yang benar.
  • Sarjana Ekonomi Islam: S.E.I.
  • Sarjana Farmasi: S.Farm.
  • Sarjana Hubungan Internasional: S.H.Int.
  • Sarjana Hukum: S.H.. Singkatan inilah penulisan gelar s.h. yang benar.
  • Sarjana Hukum Islam: S.H.
  • Sarjana Humaniora: S.Hum.
  • Sarjana Ilmu Gizi: S.Gz.
  • Sarjana Ilmu Kelautan: S.Kel.
  • Sarjana Ilmu Kepolisian: S.I.K.
  • Sarjana Ilmu Komunikasi: S.I.Kom.
  • Sarjana Ilmu Politik: S.I.Pol.
  • Sarjana Ilmu Pemerintahan: S.I.P.
  • Sarjana Ilmu Perpustakaan: S.Ptk.
  • Sarjana Intelijen: S.In.
  • Sarjana Kedokteran: S.Ked.
  • Sarjana Kedokteran Gigi: S.K.G.
  • Sarjana Kedokteran Hewan: S.K.H.
  • Sarjana Kehutanan: S.Hut.
  • Sarjana Kebidanan: S.Keb.
  • Sarjana Keperawatan: S.Kep.
  • Sarjana Kesehatan Masyarakat: S.K.M.
  • Sarjana Komputer: S.Kom.
  • Sarjana Manajemen Bisnis: S.M.B.
  • Sarjana Matematika: S.Mat.
  • Sarjana Pariwisata: S.Par.
  • Sarjana Pendidikan: S.Pd.
  • Sarjana Pendidikan Islam: S.Pd.I.
  • Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar: S.Pd.SD.
  • Sarjana Perikanan: S.Pi.
  • Sarjana Pertahanan: S.Han.
  • Sarjana Peternakan: S.Pt.
  • Sarjana Psikologi: S.Psi.
  • Sarjana Sains: S.Si.
  • Sarjana Sains (Teologi): S.Si. (Teol.)
  • Sarjana Sains Terapan Pemerintahan: S.S.T.P.
  • Sarjana Sastra : S.S.
  • Sarjana Seni: S.Sn.
  • Sarjana Sistem Informasi: S.SI.
  • Sarjana Sosial: S.Sos.
  • Sarjana Syariah: S.Sy.
  • Sarjana Teknik: S.T.
  • Sarjana Teknologi Informasi: S.TI.
  • Sarjana Teknologi Pertanian : S.T.P.
  • Sarjana Theologi Islam: S.Th.I.
  • Sarjana Teologi Kristen: S.Th.
  • Sarjana Terapan Kepolisian: S.TrK
  • Sarjana Terapan Pekerjaan Sosial: S.Tr.Sos.
  • Sarjana Psikologi: S.Psi
  • Sarjana ilmu Komunikasi: S.I.Kom.
Baca juga:  Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Tepat dan Contohnya

penulisan gelar m.m. yang benar

2. Penulisan Gelar S2 (Magister)

Gelar S2 (Magister) memang biasanya tidak sebanyak gelar S1, tetapi penting juga untuk mengetahuinya. Berikut daftar gelar Magister yang ada di Indonesia dan cara penulisannya sesuai EYD:

  • Magister Agama: M.Ag.
  • Magister Ekonomi: M.E.
  • Magister Ekonomi Islam: M.E.I.
  • Magister Filsafat: M.Fil.
  • Magister Filsafat Islam: M.Fil.I.
  • Magister Hukum: M.H.
  • Magister Humaniora: M.Hum.
  • Magister Hukum Islam: M.H.I.
  • Magister Kesehatan: M.Kes.
  • Magister Komputer: M.Kom.
  • Magister Manajemen : M.M.. Singkatan inilah penulisan gelar m.m. yang benar.
  • Magister Pertanian: M.P.
  • Magister Pendidikan: M.Pd.
  • Magister Pendidikan Islam: M.Pd.I.
  • Magister Psikologi: M.Psi.
  • Magister Sains: M.Si.
  • Magister Seni: M.Sn.
  • Magister Teknik: M.T.
  • Magister Psikologi Sains: M.Si.
  • Magister Psikologi Profesi: M.Psi., Psikolog
  • Magister Psikologi Terapan: M.Psi.T.

3. Penulisan Gelar Akademik Internasional

EYD bahkan punya aturan tentang gelar akademik internasional. Berikut beberapa contohnya, yaitu:

  • Bachelor of Arts: B.A.
  • Bachelor of Business Administration: B.Ba.
  • Bachelor of Science: B.Sc.
  • Bachelor in Computer Science: B.Comp.Sc.
  • Master of Engineering: M.Eng.
  • Master of Engineering Science: M.Eng.Sc.
  • Master of Business Administration: M.B.A.
  • Master of Theology: M.Th.
  • Master of Laws: L.L.M.
  • Master of Pharmacy: M.Pharm.
  • Master of Philosophy: M.Phil.
  • Master of Computer Science: M.Com./M.Cs.
  • Master of Sports Science: M.Sport.

Pada dasarnya ada gelar lainnya untuk gelar doktor, cara menulis gelar doktor bisa dilihat pada artikel lain.

Cara menulis gelar sesuai EYD ternyata tidak sulit, bukan? Sekarang, Anda bisa dengan percaya diri menuliskan gelar dalam komunikasi formal tertulis, seperti surat-menyurat.

Tinggalkan komentar